Redesign Sistem Pentanahan Penyalur Petir di Gedung Elemen Politeknik Negeri Bandung

Format: Bachelors
Terbitan: #CREATOR_ORGNAME# , 2021
Subjects:
Online Access: http://digilib.polban.ac.id\/download.php?id=40040
Daftar Isi:
  • Nilai resistans pentanahan merupakan faktor yang mempengaruhi kinerja dari sebuah instalasi proteksi petir. Menurut PERMENAKER No 2 Tahun 1989 pasal 54 ayat 1 nilai resistans pentanahan ≤ 5 Ω. Metode pentanahan paralel elektroda batang adalah salah satu upaya dalam melakukan penurunan nilai resistans yang mana apabila diterapkan pada jenis tanah liat akan mempermudah pemasangan sistem pentanahan tersebut. Pada Gedung ELEMEN Politeknik Negeri Bandung, didapati sebuah sistem pentanahan penyalur petir dengan jenis elektroda batang 1 buah yang menancap vertikal dengan kedalaman 4 meter, namun nilai resistans pada sistem pentanahan tersebut belum memenuhi standar yakni 11,43 Ω. Selain sitem pentanahan yang belum memenuhi standar, pada bak kontrol tidak ditemukan perlengkapan sistem penangkal petir. Dengan demikian dapat diperkirakan bahwasannya sistem proteksi petir tidak dapat befungsi dan bahkan dapat membahayakan peralatan dan bangunan tersebut dari sambaran petir. Dalam tugas akhir ini penulis melakukan redesign terhadap sistem pentanahan pada lokasi terkait dan mengambil metode paralel pentanahan elektroda batang sebagai tindakan untuk memperbaiki nilai resistans dan sistem pentanahan di tempat tersebut agar sistem pentanahan penyalur petir dapat befungsi secara optimal. Tindakan yang dilakukan dimulai dari pengukuran, perhitungan, perencanaan dan perbaikan desain. Dengan menambah sebuah sistem pentanahan jenis elektroda batang 6 meter atau 24 meter menggunakan metode pentanahan paralel dapat mempengaruhi penurunan nilai resistans menjadi 5¦ sampai dengan 2