Kesuburan Tanah pada Sistem Budidaya Konvensional dan SRI di Kabupaten Aceh Besar

Main Authors: Nurhasanah, Nurhasanah, Sufardi, Sufardi, Syakur, Syakur
Other Authors: Universitas Syiah Kuala
Format: Article info application/pdf eJournal
Bahasa: eng
Terbitan: Program Studi Magister Konservasi Sumberdaya Lahan, Pascasarjana, Universitas Syiah Kuala , 2012
Subjects:
Online Access: http://www.jurnal.unsyiah.ac.id/MSDL/article/view/2183
http://www.jurnal.unsyiah.ac.id/MSDL/article/view/2183/2140
Daftar Isi:
  • Soil Fertility of Rice Land Management of Conventional Farming and SRI in Aceh Besar.Abstract: The purpose of this study was to assess the characteristics of wetland soil fertility levels in the conventional cultivation system and System of Rice Intensification. This research used descriptive and comparative surveys conducted by soil sampling in the field at two wetland sites under study. The results showed that the characteristics of soil chemical properties such as pH, C-organic, total N, the ratio C/N, available P, P2O5, K2O, Ca-exch, Mg-exch, K-exch, Na-exch, Cation Exchange Capacity and Base Saturation between conventional cultivation and System of Rice Intensification no different that the fertility status did not change significantly (p > 0,05) except Al-exch is experiencing significant changes (p ≤ 0,05). Soil fertility levels in the conventional cultivation system and System of Rice Intensification nonsignificant.Abstrak: Tujuan penelitian adalah untuk mengkaji karakteristik tingkat kesuburan tanah sawah pada sistem budidaya konvensional dan System of Rice Intensification. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan deskriptif dan komparatif yang dilakukan dengan pengambilan contoh tanah di lapangan pada dua lokasi lahan sawah yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik sifat-sifat kimia tanah seperti pH, C organik, N total, nisbah C/N, P tersedia, P2O5, K2O, Ca dd, Mg dd, K dd, Na dd, KTK dan KB antar budidaya konvensional dan System of Rice Intensification tidak berbeda sehingga status kesuburan juga tidak berbeda secara signifikan (p>0,05) kecuali Al dd yang mengalami perubahan signifikan (p≤0,05), dengan lain perkataan tingkat kesuburan tanah pada sistem budidaya konvensional dan System of Rice Intensification secara keseluruhan tergolong sama.