UJI AKTIVITAS EKSTRAK METANOL DAUN SUKUN (Artocarpus altilis F.) SEBAGAI LARVASIDA Aedes aegypti

Main Author: ., Jefry Alfarizy
Format: Article info application/pdf eJournal
Bahasa: eng
Terbitan: Jurnal Mahasiswa PSPD FK Universitas Tanjungpura , 2020
Online Access: http://jurnal.untan.ac.id/index.php/jfk/article/view/39474
http://jurnal.untan.ac.id/index.php/jfk/article/view/39474/75676585249
Daftar Isi:
  • Latar Belakang: Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakitinfeksi yang disebabkan oleh virus dengue melalui gigitan nyamuk betinaAedes aegypti. Penggunaan larvasida sintetik jangka panjang telahbanyak menimbulkan resistensi. Daun sukun (Artocarpus altilis F.)memiliki kandungan metabolit sekunder berupa alkaloid, flavonoid, tanindan saponin yang berpotensi sebagai biolarvasida. Tujuan: Penelitian inibertujuan untuk mengetahui aktivitas ekstrak metanol daun sukun(Artocarpus altilis F.) sebagai larvasida Aedes aegypti. Metodologi:Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan post test onlycontrol group design. Digunakan 725 ekor larva Aedes aegypti instar III/IV,yang terdiri dari 125 ekor uji pendahuluan dan 600 ekor uji aktivitaslarvasida. Uji aktivitas larvasida dibagi dalam 6 kelompok yang terdiri darikelompok kontrol positif (temefos), kontrol negatif (akuades), serta 4kelompok perlakuan dengan konsentrasi ekstrak metanol daun sukun1,5%, 2,5%, 5%, dan 7,5%. Dilakukan 4 kali replikasi. Pengamatandilakukan setelah 24 jam pasca perlakuan. Hasil: Persentase kematianlarva yang dihasilkan oleh ekstrak metanol daun sukun konsentrasi 1,5%,2,5%, 5% dan 7,5% secara berturut-turut adalah 50%, 52%, 65% dan69%. Persentase kematian larva pada kontrol negatif sebesar 0%,sedangkan pada kontrol positif sebesar 100%. Terdapat perbedaanbermakna antara kematian larva yang ditimbulkan oleh berbagai kelompokkonsentrasi ekstrak metanol daun sukun dengan kontrol positif.Kesimpulan: Ekstrak metanol daun sukun pada konsentrasi 1,5% hingga7,5% memiliki aktivitas sebagai larvasida Aedes aegypti, namun lebihlemah jika dibandingkan dengan temefos. Kata kunci: larvasida, daun sukun, Aedes aegypti