Partisipasi Masyarakat Dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Di Kecamatan Kempas Kabupaten Indragiri Hilir

Main Author: Rusli
Format: Masters
Bahasa: ind
Terbitan: Program Pascasarjana Universitas Riau , 2017
Subjects:
307
Online Access: http://lib.pps.unri.ac.id//index.php?p=show_detail&id=3741
http://lib.pps.unri.ac.id//lib/minigalnano/createthumb.php?filename=../../images/docs/Rusli.PNG.PNG&width=200
Daftar Isi:
  • ABSTRAKRusli, NIM. 1210248050. Partisipasi Masyarakat Dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Kecamatan Kempas Kabupaten Indragiri Hilir, dibimbing oleh Dr. H. Swis Tantoro, M.Si dan Dr. Hesti Asriwandari, M.Si.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat partispasi masyarakat dalam musyawarah perencanaan pembangunan, kemudian juga untuk menganalisis tingkat pemahaman, dan kepedulian, serta kepercayaan masyarakat terhadap musyawarah perencanaan pembangunan, selanjutnya untuk menganalisis tingkat pemahaman, kepedulian serta kepercayaan secara simultan partisipasi masyarakat terhadap pelaksanaan musyawarah perencanaan pembangunan di Kecamatan Kempas Kabupaten Indragiri Hilir. Penelitian ini menggunakan metode teknik cluster random sampling, artinya sampel ditarik secara random dari kelompok populasi untuk mewakili populasi secara keseluruhan. Sampel yaitu sebanyak 10% dari populasi atau sebesar 100 orang. Metode pengambilan sampel dengan cara random sampling. Berdasarkan analisis partisipasi masyarakat dalam musrenbang memperlihatkan keterkaitan antara karakteristik responden berupa umur, jenis kelamin, pendidikan dan pekerjaan terhadap tingkat pemahaman mengenai kegiatan musrenbang adalah Faktor umur dan jenis kelamin hanya mempengaruhi tingkat kehadiran seseorang dalam kegiatan musrenbang sementara faktor pendidikan dan pekerjaan mempengaruhi penerimaan informasi mengenai manfaat dan dampak kegiatan musrenbang bagi masyarakat di Kecamatan Kempas. Berdasarkan pernyataan responden tentang tingkat kepedulian masyarakat, diukur melalui kesediaan mereka memberikan informasi tentang data yang diperlukan dalam rangka kelancaran pelaksanaan musrenbang. Kepedulian yang rendah juga disebabkan oleh sistem pengumpulan masyarakat yang ikut dalam musrenbang. Responden menyatakan bahwa ketidakpedulian mereka dikarenakan peserta musrebang tidak dipilih dengan azas keterwakilan sebagai perwakilan penyampaikan aspirasi mereka. Tingkat kepercayaan masyarakat terhadap program pembangunan yang sedang berjalan tidak dipengaruhi oleh umur dan jenis kelamin disebabkan keterbatasan mereka dalam mengakses informasi, menganalisa serta kemampuan menganalisis setiap kondisi yang terjadi ataupun arah kebijakan yang diambil oleh pemerintah daerah.Kata kunci: Partisipasi, Masyarakat, Pemahaman, Kepedulian, Kepercayaan ABSTRACTRusli, NIM. 1210248050. Community Participation in Deliberation of Development Planning (Musrenbang) in Kempas Sub-district Indragiri Hilir Regency, supervised by Dr. H. Swis Tantoro, M.Si and Dr. Ir. Hesti Asriwandari, M.SiThis study aims to determine the level of public participation in development planning meetings, and also to analyze the level of understanding, and awareness, and public confidence in the deliberation of development planning, then to analyze the level of understanding, awareness and trust simultaneously community participation on the implementation of development planning deliberation Kempas Sub-district Indragiri Hilir District. This study uses cluster random sampling technique, meaning that samples are drawn randomly from the population group to represent the population as a whole. The sample is as much as 10% of the population or as big as 100 people. Sampling method by random sampling. Based on the analysis of community participation in musrenbang shows the relation between respondent characteristics in the form of age, sex, education and occupation to the level of understanding about the musrenbang activity is the factor of age and sex only affect the level of attendance in the musrenbang activity while the education and occupational factors affect the acceptance of information about the benefits And the impact of musrenbang activities for the community in Kecamatan Kempas. Based on the respondent's statement about the level of public awareness, measured through their willingness to provide information about the data needed in order to smooth the implementation of musrenbang. Low awareness is also caused by the community gathering system that participates in musrenbang. Respondents stated that their ignorance was due to the participants of the mushebang not elected by the principle of representation as representatives of their aspirations. The level of public confidence in the ongoing development program is not affected by age and gender due to their limitations in accessing information, analyzing and the ability to analyze every condition that occurs or the direction of policy taken by the local government.Keywords: Community, Participation, Understanding, Caring, Belief