Tarekat petani: fenomena tarekat Syattariyah lokal
Format: | Book xiii, 235 hlm.; 21 cm. |
---|---|
Bahasa: | ind |
Terbitan: |
LKiS
, 2016
|
Subjects: | |
Online Access: |
http://perpustakaan.kemendagri.go.id/opac/index.php?p=show_detail&id=1387 http://perpustakaan.kemendagri.go.id/opac/lib/minigalnano/createthumb.php?filename=images/docs/Tarekat_Petani.png.png&width=200 |
Daftar Isi:
- Dinamika hubungan tarekat dan kebudayaan (Jawa) sesungguhnya tidak berada di dalam suasana antagonistis, tetapi simbiosis-mutualistik. Keduanya saling membutuhkan, sehingga membentuk corak budaya yang khas, yaitu agama kaum sufi. Agama kaum sufi tersebut tidak sepenuhnya bercorak Arab, tetapi juga tidak bertentangan dengan tradisi Arab; tidak sepenuhnya budaya Jawa, tetapi juga tidak bertentangan dengan budaya Jawa. Dapat dikatakan bahwa agama kaum sufi adalah agama dalam coraknya yang melokal.