Identifikasi gelatin dalam obat kumur yang beredar di Indonesia menggunakan attenuated total reflection-fourier transform infrared (ATR-FTIR)
Main Author: | Isra, Nelvi |
---|---|
Format: | Book |
Bahasa: | ind |
Terbitan: |
Universitas YARSI
, 2019
|
Online Access: |
http://perpustakaan.yarsi.ac.id//index.php?p=show_detail&id=22015 |
Daftar Isi:
- Pemeliharaan kesehatan rongga mulut dapat dilakukan dengan cara menyikat gigi dan berkumur dengan obat kumur. Obat kumur mengandung beberapa komposisi, salah satunya adalah pengemulsi, yang berfungsi untuk menyatukan bagian air dan bagian minyak menjadi suatu cairan yang homogen. Pengemulsi dapat bersumber dari babi, sapi, dan ikan. Adanya kandungan babi di dalam suatu produk akan membuat produk tersebut menjadi haram untuk dikonsumsi masyarakat muslim. Kehalalan produk obat-obatan yang beredar di Indonesia belum jelas karena bahan tambahan yang digunakan untuk membuat produk tersebut tidak tercantum dengan lengkap pada label. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kandungan gelatin di dalamobat kumur yang beredar di Indonesia menggunakan alat ATR-FTIR. Dua puluh satu sampel obat kumur dikumpulkan dan diidentifikasi menggunakan alat tersebut. Spektrum dari tiap sampel dibandingkan dengan standar gelatin babi dan sapi. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa terdapat kandungan gelatin di dalam 15 dari 21 sampel obat kumur, tetapi asalnya tidak atau belum diketahui. Disimpulkan bahwakandungan gelatin terdapat di dalam sebagian besar obat kumur yang beredar di Indonesia. Identifikasi gelatin dengan ATR-FTIR sangat diperlukan untukmengetahui halal atau haramnya produk obat kumur sehingga aman dikonsumsi khususnya bagi umat Islam.