PENYULUHAN DAMPAK RADIKALISME DAN PENANGGULANGANNYA PADA REMAJA MASJID AL-HIDAYAH KARANG PILANG SURABAYA
Main Author: | Bullah, Habieb |
---|---|
Format: | Monograph NonPeerReviewed Book |
Bahasa: | ind |
Terbitan: |
Institut Pesantren KH. Abdul Chalim
|
Subjects: | |
Online Access: |
http://repository.ikhac.ac.id/id/eprint/627/1/7.%20Bahaya%20Radikalisme_Masjid%20Karangpilang.pdf http://repository.ikhac.ac.id/id/eprint/627/ |
Daftar Isi:
- Fenomena gerakan Islam radikal di Indonesia belakangan ini, pemicunya sangat kompleks, baik secara lokal, nasional maupun global. Menurut Giora Eliraz dalam bukunya Bahtiar Effendy dan Soetrisno Hadi, gerakan radikalisme merupakan respon terhadap lamban atau bahkan kegagalan proyek modernisasi di dunia Islam. Tidak sedikit umat Islam mengalami kendala teologis, sosiologis dan intelektual dalam menyikapi modernisasi. Akibatnya mereka menjadi marjinal, baik secara ekonomi, sosial, pendidikan, maupun politik. Mereka menuduh ada “konspirasi Barat” sehingga umat Islam tertinggal. Pada dasarnya setiap agama mengajarkan tentang kedamaian, bagaimana bersikap dengan baik terhadap sesama, bagaimana menghargai perbedaan antara satu orang dengan yang lainnya. Namun terkadang dengan pemahaman terhadap agama yang masih dangkal dan sempit, klaim-klaim kebenaran yang bersifat sepihak seringkali muncul dari masing-masing golongan. Mereka menganggap bahwa ajaran mereka atau apa yang mereka percaya itulah yang paling benar. Merekalah yang paling mengerti isi ajaran dari keyakinannya, orang lain masih belum bisa mengerti dan akhirnya mereka ajak atau mereka paksa untuk mengikuti mereka.