Aplikasi Biomarker Saturate Untuk Menentukan Lingungan Pengendapan Batubara Formasi Muara Enim Cekungan Sumatera Selatan
Main Author: | Fikri, Rijalul |
---|---|
Format: | bachelorthesis doc-type Bachelors |
Bahasa: | ind |
Terbitan: |
, 2016
|
Online Access: |
http://repository.unpad.ac.id/frontdoor/index/index/docId/34227 |
Daftar Isi:
- Objek penelitian adalah batubara formasi Muara Enim, Cekungan Sumatera Selatan berada pada koordinat 1030 42’ 57.92” BT dan 030 47’ 06.27” LS. Atau termasuklembar peta Geologi Regional lembar Lahat dengan skala 1: 100.000. Studi tentang evaluasi penggunaan biomarker pada minyak bumi sudah sering dijumpai akan tetapi studi batubara mengenai karakteristik geokimia dengan metodde biomarker untuk menentukan lingkungan pengendapan jarang dilakukan. Sementara itu hal tersebut cukup penting dilakukan untuk mengetahui karakteristik batubara. Metode penelitian dimulai dari tahap ekstraksi, Liquid Chromatography, Gas Chromatography, dan diakhiri dengan Gas Chromatography-Mass Spectrometry. Hasilnya akan ditampilkan dalam bentuk fragmentogram dari beberapa ion kromatogram fraksi saturate. Berdasarkan ciri – ciri kemunculan senyawa biomarker fraksi saturate, dapat diidentifikasi sepuluh parameter penentu lingkungan pengendapan formasi muara enim. Secara umum dapat disimpulkan bahwa formasi muara enim diendapkan pada daerah terrestrial dengan sumber sedimen yang didominasi oleh material asal daratan seperti tumbuhan tingkat tinggi, lingkungan pengendapan terrestrial tersebut merupakan lingkungan pengendapan dengan tingkat salinitas rendah.