KERAGAAN TANAMAN JAGUNG (Zea mays L.) DENGAN PEMBERIAN PUPUK HAYATI PADA PERTANAMAN KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq.) TBM I
Main Author: | Batu, Yuditri Regina E. Lumban |
---|---|
Format: | bachelorthesis doc-type Bachelors |
Bahasa: | ind |
Terbitan: |
, 2018
|
Online Access: |
http://repository.unpad.ac.id/frontdoor/index/index/docId/15536 |
ctrlnum |
15536 |
---|---|
fullrecord |
<?xml version="1.0"?>
<dc schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/ http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd"><title lang="id">KERAGAAN TANAMAN JAGUNG (Zea mays L.) DENGAN PEMBERIAN PUPUK HAYATI PADA PERTANAMAN KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq.) TBM I</title><creator>Batu, Yuditri Regina E. Lumban</creator><description lang="id">Efisiensi penggunaan lahan dapat dilakukan dengan menerapkan sistem polikultur pada tanaman tahunan. Salah satu contohnya yaitu dengan polikultur tanaman kelapa sawit dengan tanaman jagung. Saat ini sistem polikultur menjadi hal yang penting bagi petani kelapa sawit. Faktor yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman jagung yaitu faktor genetik dan ketersediaan unsur hara yang antara lain dapat diperoleh dari pemberian pupuk hayati. Pemberian pupuk hayati dapat memperbaiki, meningkatkan, dan mempertahankan kualitas tanah, melalui aktvitas mikroba yang dapat menyediakan unsur hara sehingga kebutuhan unsur hara tanaman tercukupi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi pemberian pupuk hayati dan varietas jagung terbaik terhadap pertumbuhan tanaman jagung pada pertanaman kelapa sawit TBM I. Percobaan dilakukan di Kebun Percobaan Ciparanje, Fakultas Pertanian, Universitas Padjadjaran, Kabupaten Sumedang, pada bulan November 2017 sampai Februari 2018. Percobaan menggunakan rancangan petak terbagi dengan jumlah tanaman sebanyak 168 tanaman. Perlakuan pada petak utama yaitu pemberian pupuk hayati dan tanpa pemberian pupuk, sedangkan perlakuan pada anak petak yaitu varietas jagung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk hayati tidak memberikan pengaruh interaksi dengan varietas tanaman jagung pada semua variabel penelitian tanaman jagung. Beberapa varietas memberikan pengaruh nyata terhadap tinggi yaitu varietas DR 6 pada 4 dan 6 MST (minggu setelah tanam), jumlah daun yaitu varietas DR1 pada 4-8 MST, panjang tongkol yaitu varietas DR 5 yang memiliki tongkol paling panjang.</description><date>2018</date><type>Other:bachelorthesis</type><type>Other:doc-type:bachelorThesis</type><identifier>http://repository.unpad.ac.id/frontdoor/index/index/docId/15536</identifier><language>ind</language><rights>https://repository.unpad.ac.id/sk-upload-karyailmiah.pdf</rights><rights>info:eu-repo/semantics/restrictedAccess</rights><recordID>15536</recordID></dc>
|
language |
ind |
format |
Other:bachelorthesis Other Other:doc-type:bachelorThesis Thesis:Bachelors Thesis |
author |
Batu, Yuditri Regina E. Lumban |
title |
KERAGAAN TANAMAN JAGUNG (Zea mays L.) DENGAN PEMBERIAN PUPUK HAYATI PADA PERTANAMAN KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq.) TBM I |
publishDate |
2018 |
url |
http://repository.unpad.ac.id/frontdoor/index/index/docId/15536 |
contents |
Efisiensi penggunaan lahan dapat dilakukan dengan menerapkan sistem polikultur pada tanaman tahunan. Salah satu contohnya yaitu dengan polikultur tanaman kelapa sawit dengan tanaman jagung. Saat ini sistem polikultur menjadi hal yang penting bagi petani kelapa sawit. Faktor yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman jagung yaitu faktor genetik dan ketersediaan unsur hara yang antara lain dapat diperoleh dari pemberian pupuk hayati. Pemberian pupuk hayati dapat memperbaiki, meningkatkan, dan mempertahankan kualitas tanah, melalui aktvitas mikroba yang dapat menyediakan unsur hara sehingga kebutuhan unsur hara tanaman tercukupi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi pemberian pupuk hayati dan varietas jagung terbaik terhadap pertumbuhan tanaman jagung pada pertanaman kelapa sawit TBM I. Percobaan dilakukan di Kebun Percobaan Ciparanje, Fakultas Pertanian, Universitas Padjadjaran, Kabupaten Sumedang, pada bulan November 2017 sampai Februari 2018. Percobaan menggunakan rancangan petak terbagi dengan jumlah tanaman sebanyak 168 tanaman. Perlakuan pada petak utama yaitu pemberian pupuk hayati dan tanpa pemberian pupuk, sedangkan perlakuan pada anak petak yaitu varietas jagung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk hayati tidak memberikan pengaruh interaksi dengan varietas tanaman jagung pada semua variabel penelitian tanaman jagung. Beberapa varietas memberikan pengaruh nyata terhadap tinggi yaitu varietas DR 6 pada 4 dan 6 MST (minggu setelah tanam), jumlah daun yaitu varietas DR1 pada 4-8 MST, panjang tongkol yaitu varietas DR 5 yang memiliki tongkol paling panjang. |
id |
IOS14974.15536 |
institution |
Universitas Padjadjaran |
institution_id |
16 |
institution_type |
library:university library |
library |
Repository Institusi Universitas Padjadjaran |
library_id |
4204 |
collection |
Repository Institusi Universitas Padjadjaran - Skripsi |
repository_id |
14974 |
city |
SUMEDANG |
province |
JAWA BARAT |
repoId |
IOS14974 |
first_indexed |
2021-01-28T10:53:35Z |
last_indexed |
2021-01-28T10:53:35Z |
recordtype |
dc |
_version_ |
1690129675558322176 |
score |
17.538404 |