Melirik Urgensitas Spiritualitas Pada Masyarakat Modern dan Kaitanya Dengan Pendidikan Dalam Kehidupan
Main Author: | Siregar, Abdul Hakim |
---|---|
Format: | Article info |
Bahasa: | eng |
Terbitan: |
Program Studi Pendidikan Biologi
, 2018
|
Online Access: |
https://jurnal.uisu.ac.id/index.php/best/article/view/790 https://jurnal.uisu.ac.id/index.php/best/article/view/790/688 |
ctrlnum |
--jurnal.uisu.ac.id-index.php-index-oai:article-790 |
---|---|
fullrecord |
<?xml version="1.0"?>
<dc schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/ http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd"><title lang="en-US">Melirik Urgensitas Spiritualitas Pada Masyarakat Modern dan Kaitanya Dengan Pendidikan Dalam Kehidupan</title><creator>Siregar, Abdul Hakim</creator><description lang="en-US">Allah mengingatkan manusia bahwa : Kamu akan menyaksikan manusia itu betapa hebatnya mereka mengejar kehidupan dunia, malah ada diiantara manusia itu menyatakan bahwa dunia inilah segalanya (tak ada Tuhan kalau tak ada dunia ini, padahal dunia ini ada kerana ada Tuhan.) , mereka memaksakan dirinya supaya hidup seribu tahun, padahal panjangnya umum seseorang bukan jaminan masuk sorga.- Alquran 2/96. Dengan isyarat ini, perlu rasanaya melirik sejenak bagaimana sebenarnya urgensitas spiritualitas  pada masyarakat modern, dan dengan demikian akan diperoleh manfaat agama sebagai alternatif menenangkan jiwa dan akan menghindarkan diri dari sifat semena-,ena dalam hidup ini. Spiritualitas, merupakan sikap manusia yang memiliki fundamentalitas hidup dan konsisten, yang tidak sependapat dengan sikap tersebut, apapun alasannya, dianggap melanggar hak-hak kemajuan hidup manusia dan mereka yang melanggar hak-hak manusia merupakan beban mental membuat ketidak nyamanan pergaulan, akan terbuka kemungkinan saling salah menyalahkan, perdebatan yang bisa membawa sifat iri hati dan seterusnya. Kehadiran spiritualisme dalam kehidupan manusia modern tidak terlepas dari upaya penyucian jiwa (tazkiyatun nafs), dan penjernihan hati ( tashfiyatul qalbi) yang bertujuan untuk menerima kahadiran Tuhan yang Maha pencipta alam semesta dalam semua aktivitasnya dan menandakan keterbatasan manusia dalam sesuatu hal</description><publisher lang="en-US">Program Studi Pendidikan Biologi</publisher><contributor lang="en-US"/><date>2018-11-15</date><type>Journal:Article</type><type>Other:info:eu-repo/semantics/publishedVersion</type><type>Journal:Article</type><type>Other:</type><identifier>https://jurnal.uisu.ac.id/index.php/best/article/view/790</identifier><identifier>10.30743/best.v1i2.790</identifier><source lang="en-US">BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology); Vol 1, No 2 (2018): September 2018; 28-35</source><source>2654-4652</source><source>2614-8064</source><source>10.30743/best.v1i2</source><language>eng</language><relation>https://jurnal.uisu.ac.id/index.php/best/article/view/790/688</relation><rights lang="en-US">Copyright (c) 2018 Journal of Biology Education, Science & Technology</rights><recordID>--jurnal.uisu.ac.id-index.php-index-oai:article-790</recordID></dc>
|
language |
eng |
format |
Journal:Article Journal Other:info:eu-repo/semantics/publishedVersion Other Other: |
author |
Siregar, Abdul Hakim |
title |
Melirik Urgensitas Spiritualitas Pada Masyarakat Modern dan Kaitanya Dengan Pendidikan Dalam Kehidupan |
publisher |
Program Studi Pendidikan Biologi |
publishDate |
2018 |
url |
https://jurnal.uisu.ac.id/index.php/best/article/view/790 https://jurnal.uisu.ac.id/index.php/best/article/view/790/688 |
contents |
Allah mengingatkan manusia bahwa : Kamu akan menyaksikan manusia itu betapa hebatnya mereka mengejar kehidupan dunia, malah ada diiantara manusia itu menyatakan bahwa dunia inilah segalanya (tak ada Tuhan kalau tak ada dunia ini, padahal dunia ini ada kerana ada Tuhan.) , mereka memaksakan dirinya supaya hidup seribu tahun, padahal panjangnya umum seseorang bukan jaminan masuk sorga.- Alquran 2/96. Dengan isyarat ini, perlu rasanaya melirik sejenak bagaimana sebenarnya urgensitas spiritualitas pada masyarakat modern, dan dengan demikian akan diperoleh manfaat agama sebagai alternatif menenangkan jiwa dan akan menghindarkan diri dari sifat semena-,ena dalam hidup ini. Spiritualitas, merupakan sikap manusia yang memiliki fundamentalitas hidup dan konsisten, yang tidak sependapat dengan sikap tersebut, apapun alasannya, dianggap melanggar hak-hak kemajuan hidup manusia dan mereka yang melanggar hak-hak manusia merupakan beban mental membuat ketidak nyamanan pergaulan, akan terbuka kemungkinan saling salah menyalahkan, perdebatan yang bisa membawa sifat iri hati dan seterusnya. Kehadiran spiritualisme dalam kehidupan manusia modern tidak terlepas dari upaya penyucian jiwa (tazkiyatun nafs), dan penjernihan hati ( tashfiyatul qalbi) yang bertujuan untuk menerima kahadiran Tuhan yang Maha pencipta alam semesta dalam semua aktivitasnya dan menandakan keterbatasan manusia dalam sesuatu hal |
id |
IOS14794.--jurnal.uisu.ac.id-index.php-index-oai:article-790 |
institution |
Universitas Islam Sumatera Utara |
affiliation |
onesearch.perpusnas.go.id ptki.onesearch.id |
institution_id |
1254 |
institution_type |
library:university library |
library |
Universitas Islam Sumatera Utara |
library_id |
1095 |
collection |
BEST Journal (Biology Education, Sains, and Technology) |
repository_id |
14794 |
subject_area |
Education, Research, Related Topics of Biology/Pendidikan, Riset dan Topik Terkait di Bidang Biologi Biology/Biologi, Ilmu Hayat Teknologi Pendidikan Pertanian dan Kesehatan |
city |
KOTA MEDAN |
province |
SUMATERA UTARA |
repoId |
IOS14794 |
first_indexed |
2020-11-27T05:17:14Z |
last_indexed |
2020-11-27T05:17:17Z |
recordtype |
dc |
_version_ |
1686944456814624768 |
score |
17.538404 |