Supervisi Akademik Dalam Upaya Meningkatkan Kinerja Guru di Sekolah Menengah Pertama Negeri 3 Ciawi Kabupaten Bogor

Main Authors: Praditia, Puspa, Kartakusumah, Berliana, Bisri, Hasan
Format: Article info application/pdf Journal
Bahasa: eng
Terbitan: Universitas Djuanda , 2020
Subjects:
Online Access: https://ojs.unida.ac.id/JTM/article/view/3274
https://ojs.unida.ac.id/JTM/article/view/3274/pdf
https://ojs.unida.ac.id/JTM/article/downloadSuppFile/3274/737
Daftar Isi:
  • Penelitian ini bertujuan menjelaskan perencanaan, pelaksanaan, tindak lanjut supervisi akademik yang dilakukan kepala sekolah, Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 3 Ciawi Kabupaten Bogor untuk meningkatkan kinerja guru. Metode yang digunakan penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data yang dipakai adalah wawancara, observasi, dokumentasi dan penyebaran angket. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, tim supervisi dan guru. Temuan hasil penelitian ini pertama, perencanaan supervisi akademik yang dilakukan kepala sekolah SMPN 3 Ciawi Kabupaten. Bogor dibuat satu kali dalam satu tahun pada bulan Oktober. Proses penyusunan perencanaan supervisi akademik dilaksanakan tim supervisi yang dipilih, ditetapkan dipimpin oleh kepala sekolah. Dokumen perencanaan supervisi akademik yang dihasilkan oleh tim supervisi akademik berupa a. lembar penilaian instrumen kegiatan pembelajaran b. daftar pertanyaan pra observasi c. daftar pertanyaan pasca observasi d. format evaluasi hasil supervisi e. daftar pengamatan kunjungan kelas. Kedua, pelaksanaan supervisi akademik yang dilakukan kepala sekolah sesuai dengan program supervisi yang telah dibuat dan dilakukan secara bertahap yaitu pra-observasi, observasi, pasca observasi dan dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang telah dibuat. Ketiga, tindak lanjut supervisi akademik yang dilakukan kepala sekolah diimplementasikan dengan cara memanggil guru yang disupervisi, memberikan hasil nilai supervisi, memberikan saran dan motivasi dengan tujuan meningkatkan kinerja guru. Keempat, peningkatan kinerja guru yang dilakukan kepala sekolah dengan memberikan pembinaan, pelatihan, workshop, in house training (IHT), bimbingan teknis (BIMTEK), musyawarah guru mata pelajaran (MGMP) dan mendatangkan narasumber yang dibutuhkan guru dalam usaha meningkatkan kinerja guru.