Pengaruh Pemberian Ekstrak Biji Parkia speciosa Terhadap Gambaran Histopatologi Hepar Pada Tikus Putih Jantan yang Diinduksi Paracetamol
Main Author: | INDINA, FAIS ZATUN; Hang Tuah University |
---|---|
Format: | Article info application/pdf Journal |
Bahasa: | eng |
Terbitan: |
Universitas Hang Tuah
, 2018
|
Subjects: | |
Online Access: |
http://journal-medical.hangtuah.ac.id/index.php/jurnal1/article/view/Faiz http://journal-medical.hangtuah.ac.id/index.php/jurnal1/article/view/Faiz/49 |
Daftar Isi:
- Latar Belakang : Parasetamol adalah obat analgesik dan antipiretik, bila digunakan dalam dosis berlebihan atau dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan efek toksik pada hepar dan dapat menyebabkan kematian sel atau nekrosis sel hepar. Ekstrak biji petai (Parkia speciosa) memiliki senyawa flavonoid yang merupakan antioksidan Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak biji petai (Parkia speciosa) terhadap gambaran histopatologi hepar tikus putih (Rattus norvegicus) jantan galur wistar yang diinduksi paracetamol. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratoris dengan desain post-test only control group menggunakan 24 ekor tikus yang dibagi menjadi 3 kelompok. Kelompok kontrol positif yang diberi diet pakan standart, aquades dan paracetamol 9 mg/ ekor/ hari secara sonde per oral; kelompok perlakuan 1 yang diberi ekstrak biji petai; dan kelompok perlakuan 2 yang diberi ekstrak biji petai (Parkia speciosa ) 7,2 mg/ ekor/ hari dengan paracetamol 9 mg/ ekor/ hari 45 menit setelahnya. Penelitian dilakukan selama 14 hari, kemudian hepar diambil pada hari ke 15 dan dilakukan pemeriksaan secara mikroskopik.Selanjutnya data dianalisa menggunakan IBM SPSS versi 23 dengan metode Kruskal-Wallis. Hasil : Uji Kruskal-Wallis menunjukkan hasil yang signifikan, uji Mann Whitney menunjukkan adanya pasangan yang memiliki pengaruh yaitu kontrol positif terhadap perlakuan 1 dan kontrol positif terhadap perlakuan 2, hal ini bisa dilihat dari nilai signifikansi p< α (0,05). Namun juga terdapat perbandingan yang menunjukkan tidak adanya pengaruh yaitu pada perlakuan 1 terhadap perlakuan 2. Kesimpulan: Pemberian ekstrak biji petai (Parkia speciosa) berpengaruh menurunkan skala kerusakan sel hepar pada tikus putih (Rattus norvegicus) jantan galur wistar yang diinduksi paracetamol. Kata kunci : Biji petai (Parkia speciosa), Paracetamol, GambaranHistopatologi Hepar.