Analisis Beban Pencemaran Tambak Udang Di Sekitar Sungai Kembung Kecamatan Bantan Bengkalis
Main Author: | Ronitua Saut Marito Harianja |
---|---|
Format: | Masters xii, 60 hlm. |
Bahasa: | ind |
Terbitan: |
Program Pascasarjana Universitas Riau
, 2018
|
Subjects: | |
Online Access: |
http://lib.pasca-unri.org//index.php?p=show_detail&id=1268 |
Daftar Isi:
- ABSTRAKRonitua Saut Marito Harianja NIM 1210248036 Analisis Beban Pencemaran Tambak Udang di Sekitar Sungai Kembung Kecamatan Bantan Bengkalis. Dibimbing oleh Sofia Anita dan Mubarak.Penelitian tentang beban pencemaran tambak udang di sekitar Sungai Kembung di Pulau Bengkalis Provinsi Riau yang membudidayakan udang dengan teknologi budidaya yang intensif. Pemberian pakan yang tidak sesuai dengan ukuran dapat menyumbang kadar nitrat dan fosfor ke alam yang dapat memicu eutrofikasi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis beban pencemaran BOD5, DO, NO3 - dan PO4-3 di Sungai Kembung, menganalisis status pencemaran Sungai Kembung berdasakan Indeks Pencemaran (IP), dan bagaimana persepsi masyarakat tentang keberadaan tambak udang tersebut. Metode penelitian adalah dengan metode survei. Sampel yang diambil adalah di badan Sungai Kembung dengan metode purposive sampling yaitu dengan menetapkan 4 station pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi pencemar di Sungai Kembung telah melewati ambang batas menurut KepMen LH No 51/Men-KLH/2004 yang diperuntukkan untuk biota laut. Beban pencemaran BOD5 menunjukkan bahwa pada Stasiun 2 merupakan stasiun yang paling besar menerima beban pencemaran yaitu 16.094 ton/bulan. Beban pencemaran Nitrat pada Stasiun 2 adalah stasiun yang paling besar menerima beban pencemaran yaitu sebesar 39 ton/bulan. Beban pencemaran Posfat menunjukkan bahwa Stasiun 2 merupakan stasiun yang paling besar menerima beban pencemaran yaitu sebesar 38 ton/bulan. Beban pencemaran DO menunjukkan bahwa beban pencemaran terkecil (yang paling tercemar) adalah pada stasiun 1 yaitu 278 ton/bulan. Berdasarkan hasil perhitungan angka indeks adalah sebesar 4,33 (tercemar ringan). Berdasarkan hasil wawancara dan kuesioner menyatakan bahwa masyarakat merasa dirugikan karena hasil tangkapan ikan di Sungai Kembung menjadi berkurang.Kata kunci : beban pencemaran, nitrat, posfat, tambak udang, eutrofikasi.ABSTRACTRonitua Saut Marito Harianj NIM 1210248036. Analysis of Shrimp Pond Pollution Load Around Kembung River Bantan District Bengkalis. Guided by Sofia Anita dan Mubarak.Research on pollution load of shrimp ponds around Sungai Kembung in Bengkalis Island Riau Province cultivate shrimp with intensive cultivation technology. Feeding that is not appropriate for size can contribute nitrate and phosphate levels to nature that can trigger eutrophication. The purpose of this research is to analyze the pollution load BOD5, DO, NO3 - dan PO4-3 at Sungai Kembung, analyze the pollution status of Sungai Kembung River based on Pollution Index (IP), dan how the public perception about the existence of shrimp ponds. The research methodology is survey method. The sample was taken from the river by purposive sampling divided for 4 station. Results showed that pollutant concentrations in the River Kembung had crossed the threshold according to KepMen LH No 51/Men-KLH/2004 which is destined for marine biota. The pollution load BOD5 shows that Statiun 2 is the highest station receiving pollution loads equal to 16.094 tons/month. Nitrate pollution load on the Station 2 is the highest station to receive pollution load is equal to 39 tons/month. The pollution load of phosphate indicates that the Station 2 is the highest station to receive pollution load that is equal to 38 tons/month. The pollution load of DO indicates that the smallest contamination load (the most polluted) is on the Station 1 equal to 278 tons/month. Based on the calculation of the Pollution Index is equal to 4,33 (lightly contaminated). Based on the results of interviews and questionnaires state that people feel harmed because the catch of fish at the Kembung River becomes reduced..key words : pollution load, nitrate, phosphate, shrimp ponds, eutrophication.