ANALISIS EKSPLORATORI INDUSTRI KREATIF DESA WISATA DALAM PERSPEKTIF COMMUNITY BASED TOURISM (Studi Perbandingan pada Desa Wisata Gubugklakah dan Sanankerto, Kabupaten Malang)
Main Authors: | Alfianto, Aditya Puji, Iqbal, Mohammad |
---|---|
Format: | Article application/pdf eJournal |
Bahasa: | eng |
Terbitan: |
Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya
, 2018
|
Online Access: |
http://administrasibisnis.studentjournal.ub.ac.id/index.php/jab/article/view/2189 |
Daftar Isi:
- This research aimed to analyze creative industry in tourist villages under the perspective of community based tourism by comparing Sanankerto tourist village and Gubugklakah tourist village. This research was used mix-methods approach. The sample of 28 people as respondents consisted of 15 people of creative industry entrepreneurs in Gubugklakah Village and 13 respondents of creative industry entrepreneur in Sanankerto Village. Technique of taking samples used census sampling. Collecting data method were interview, questioner and documentation. The analysis was descriptive analysis. As the result of this research, it was known that management implementation of creative industry in Sanankerto and Gubugklakah Villages for society involvement in industry were still low. Whereas the comparison between role and participation level of society in Sanankerto, participation in receiving profit was considered not too good, whereas participation of Gubugklakah Village in implementing and evaluating were not good enough, while participation in decision making for both Villages were still low. The result of impact over community based tourism in Sanankerto and Gubugklakah Villages was, the dimension of economic was increased. Other dimensions such as social, culture, environment and politic also had positive impact, yet environment dimension was low in implementing zoning system for attractiveness of natural tourism. Kеywords: Analysis of Creative Industry, Tourist Village, Community Based Tourism. АBSTRАK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis industri kreatif pada desa wisata dalam perspektif community based tourism dengan membandingkan Desa wisata Sanankerto dan Desa wisata Gubugklakah. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode campuran. Sampel sebanyak 28 orang responden yang terdiri dari 15 orang responden pengusaha industri kreatif Desa Gubugklakah dan 13 orang responden pengusaha industri kreatif Desa Sanankerto. Teknik pengambilan sampel menggunakan Sampel jenuh. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, kuesioner dan dokumentasi. Analisis yang digunakan yaitu analisis deskriptif. Hasil dari penelitian ini diketahui bahwa penerapan pengelolaan indsutri kreatif pada Desa Sanankerto dan Desa Gubugklakah, untuk keterlibatan masyarakat pada bidang industri kreatif masih kurang. Sedangkan perbandingan peran dan tingkat partisipasi masyarakat Desa Sanankerto, partisipasi dalam menerima manfaat dirasa masih belum terlalu baik, sedangkan partisipasi pada desa Gubugklakah dalam partisipasi pelaksanaan dan evaluasi dinilai belum terlalu baik, sedangkan partisipasi dalam pembuatan keputusan pada kedua desa dinilai masih kurang. Hasil dari dampak atas implikasi pariwisata berbasis komunitas/community based tourism pada desa Sanankerto dan Gubugklakah, yaitu pada dimensi ekonomi kedua desa meningkat, dari dampak dimensi lainnya seperti dimensi sosial, budaya, lingkungan dan politik juga berdampak positif, hanya pada dimensi lungkungan yang masih kurang dalam menerapkan sistem zonasi pada daya tarik wisata alam. Kаtа Kunci: Analisis Industri Kreatif, Desa Wisata, Community Based Tourism.