MEKANISME KOPING PADA PASIEN DM TIPE II DENGAN GANGREN DIABETIK DI POLIKLINIK ENDOKRIN RSUDZA BANDA ACEH

Main Author: Husna, Cut
Other Authors: Cut Husna, Bagian Keilmuan Keperawatan Medikal Bedah PSIK-FK Universitas Syiah Kuala.
Format: Article info application/pdf eJournal
Bahasa: eng
Terbitan: Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala , 2017
Online Access: http://www.jurnal.unsyiah.ac.id/INJ/article/view/6411
http://www.jurnal.unsyiah.ac.id/INJ/article/view/6411/5259
Daftar Isi:
  • ABSTRAKDiabetes mellitus merupakan penyakit kronik menahun yang dapat menimbulkan stres sehingga memerlukan mekanisme koping yang adaptif untuk dapat mempertahankan kualitas hidup. Koping didefinisikan sebagai usaha kognitif dan perilaku yang dilakukan untuk mengatur kebutuhan eksternal dan internal tertentu yang membatasi sumber seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran mekanisme koping pada pasien diabetes mellitus tipe II dengan gangren diabetik di Ruang Poliklinik Endokrin Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh Tahun 2011. Desain penelitian ini adalah deskriptif exploratif dengan pendekatan cross sectional study. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling pada 32 pasien diabetes mellitus tipe II dengan gangren diabetik. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dalam bentuk dichotomous yang terdiri dari 20 item pernyataan. Data di analisa secara deskriptif dengan menentukan persentase dengan kategori adaptif dan maladaptif. Hasil penelitian diperoleh mekanisme koping pada pasien diabetes mellitus tipe II dengan gangren diabetik untuk prilaku menyerang berada pada kategori adaptif sebanyak 32 responden (100%), menarik diri pada kategori adaptif sebanyak 23 responden (71,9%),kompromi kategori adaptif sebanyak 29 responden (90,6%), kompensasi pada kategori adaptif sebanyak 31 responden (96,9%), dan menyangkal pada kategori adaptif sebanyak 29 responden (90,6%). Secara umum mekanisme koping pada pasien diabetes mellitus tipe II dengan gangren diabetik berada pada kategori adaptif yaitu 27 orang (84,4%). Diharapkan kepada perawat agar dapat memberikan interaksi yang lebih baik kepada pasien, karena perlakuan tersebut akan menumbuhkan mekanisme koping positif dan harapan hidup yang lebih baik.Kata kunci: mekanisme koping, adaptif, maladaptif, diabetes mellitus tipe II, gangren diabetik.ABSTRACTDiabetes mellitus is a chronic disease which can induce stress so that it needs the adaptive coping mechanism to maintain the quality of life. Coping is defined as cognitive effort and behavior undertaken to manage the specific external and internal needs that restrict the human resource. This study aimed to knowthe description of coping mechanism in type II diabetes mellitus patient with diabetic gangrene in the endocrine clinic room of the District General Hospital dr. Zainoel Abidin of Banda Aceh, 2011. The study design is descriptive explorative study with Cross Sectional Study approach. Sampling techniques is purposive sampling in 32 type II diabetes mellitus patient with diabetic gangrene. Data collection technique was used questionnaire with dichotomous form consisting 20 items of statement. The data was analyzed in descriptive with determine the percentage of adaptive and maladaptive categories. The results showed thecoping mechanism of type II diabetes mellitus patient with diabetic gangrene for behavior attack in adaptive category was 32 participants (100%), retire in adaptive category was 23 participants (71.9%), compromise in adaptive category was 29 participants (90.6%), compensation in adaptive category was 31 participants (96.9%), and deny in adaptive category was 29 participants (90.6%). Generally, coping mechanism in type IIdiabetes mellitus patient with diabetic gangrene in adaptive category was 27 people (84.4%). It is expected to nurses in order to give better interaction for the patients because such treatment will lead to positive coping mechanism and expectation of a better life. Keywords: coping mechanism, adaptive, maladaptive, type II diabetes mellitus, diabetic gangrene