Belajar bijak ala orang Jawa ajaran kebijaksanaan dalam serat-serat Jawa
Buku ini mengajak para pembaca untuk belajar bijak ala orang jawa. Dalam budaya Jawa terdapat banyak nasigat atau pitutur yang bsa kita petik hikmahnya. Secara umum, serat-serat dicipatakan para pujangga besar, seperti R. Ngabehi Ranggawarsita, R. Ngabehi Yasadipura II, dan Sultan Agung ditulis seki...
Format: | Book |
---|---|
Bahasa: | ind |
Terbitan: |
[Tempat terbit tidak teridentifikasi] :
Pustaka Jawi
, 2019.
|
Edition: | Cetakan pertama: April 2019 |
Subjects: |
Summary: |
Buku ini mengajak para pembaca untuk belajar bijak ala orang jawa. Dalam budaya Jawa terdapat banyak nasigat atau pitutur yang bsa kita petik hikmahnya. Secara umum, serat-serat dicipatakan para pujangga besar, seperti R. Ngabehi Ranggawarsita, R. Ngabehi Yasadipura II, dan Sultan Agung ditulis sekitar tahun 1700-an. Pitutur Jawa lebih menekankan pada pengendalian diri, misalnya dalam kalimat cegah dhahar lawan guling (menahan makan dan tidur). Makna kalimat itu bukan hanya mencegah makan dan tidur secara fisik, tapi jugamengendalikan hawa nafsu. |
---|---|
Physical Description: |
208 halaman ; 21 cm |
Bibliography: |
Bbliografi : halaman 198-201 |
ISBN: |
9786237115359 |