Rumbalara perjalanan kumpulan puisi

Dalam puisi-puisinya, Bernando J. Sujibto seperti menyajikan kepada kita potret subjektivitas yang terkoyak: tubuh yang terkoyak oleh situs, situs yang membara oleh tubuh (seperti Taksim dan para demonstrannya), aku-lirik yang terkoyak oleh kata-kata dan ingatan, ingatan yang terkoyak oleh tubuh dan...

Full description

Format: Book
Bahasa: ind
Terbitan: Yogyakarta : DIVA Press , 2017
Edition: Cetakan pertama
Subjects:
Summary: Dalam puisi-puisinya, Bernando J. Sujibto seperti menyajikan kepada kita potret subjektivitas yang terkoyak: tubuh yang terkoyak oleh situs, situs yang membara oleh tubuh (seperti Taksim dan para demonstrannya), aku-lirik yang terkoyak oleh kata-kata dan ingatan, ingatan yang terkoyak oleh tubuh dan situs, dan seterusnya. ?Tubuh ini adalah bastar di sebuah altar yang dingin?. Namun, ?jalan-jalan seperti berlepasan/menuju tubuh yang siap dilahirkan/menuliskan seribu peta keberangkatan?. Terkoyak, subjektivitas itu seperti hancur dan lindas tiap saat, namun siap lahir tiap saat pula, oleh kebaruan situs dan kata-kata yang dihadirkan pada setiap perjalanan. Buku antologi puisi ini memiliki energi yang sangat kuat dalam memungut zamrud masa silam dan menggapai-gapai aneka manikam yang dikandung masa depan.
Physical Description: 184 halaman ; 20 cm
ISBN: 9786026124616